Wujudkan Transparansi, SMKN 1 Jatiroto Laporkan Realisasi Penggunaan Dana BOSP Tahap 1 Tahun 2026
Humas SMKN 1 Jatiroto
Waktu baca: 3 menit
Dokumen rekapitulasi realisasi penggunaan dana BOSP Tahap 1 Tahun 2026.
WONOGIRI – Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekolah, SMK Negeri 1 Jatiroto, Kabupaten Wonogiri telah melaporkan Dokumen Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Reguler Tahap 1 Tahun Anggaran 2026. Laporan keuangan ini mencakup pencatatan operasional sekolah selama periode semester pertama, yakni dari tanggal 1 Januari 2026 hingga 30 Juni 2026.
Berdasarkan dokumen resmi yang telah ditandatangani oleh Kepala SMKN 1 Jatiroto, Suhari, S.Pd., M.Pd., beserta Bendahara Kegiatan, Indrayati, S.Pd., M.Ak. tersebut, total penerimaan dana BOSP pada periode ini tercatat sebesar Rp 795.145.000. Dari jumlah tersebut, sekolah telah merealisasikan atau menggunakan dana sebesar Rp 650.890.250 untuk menunjang berbagai kegiatan pendidikan, sehingga menyisakan saldo akhir periode sebesar Rp 144.254.750.
Adapun rincian penggunaan anggaran secara terstruktur dialokasikan untuk memenuhi delapan Standar Nasional Pendidikan. Serapan anggaran tertinggi dialokasikan pada Standar Proses dengan total mencapai Rp 194.416.800. Anggaran pada standar ini paling banyak dikucurkan untuk pembiayaan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa yang menelan dana sebesar Rp 152.977.500.
"Dengan dirilisnya rekapitulasi ini, pihak sekolah berharap dapat terus memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal dan menjaga kepercayaan masyarakat."
Selain Standar Proses, alokasi anggaran yang cukup besar juga disalurkan pada Standar Pengelolaan yang mencapai angka Rp 183.165.150, di mana sebagian besarnya digunakan untuk pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah (Rp 118.825.150) serta pembiayaan langganan daya dan jasa (Rp 64.340.000).
Untuk memastikan kenyamanan belajar siswa, SMKN 1 Jatiroto juga memaksimalkan Standar Sarana dan Prasarana dengan anggaran Rp 166.922.750, yang secara spesifik difokuskan pada pemeliharaan sarana prasarana sekolah dan penyediaan alat multimedia pembelajaran.